Arti Mottainai dalam Bahasa Jepang, Lebih dari Sekadar Sayang

Mottainai, ditulis もったいない dalam hiragana, adalah ungkapan yang keluar otomatis saat orang Jepang melihat sesuatu yang berharga tidak dimanfaatkan sepenuhnya.

Cara baca: もったいない (mottainai)

Apa Arti Mottainai dalam Bahasa Jepang?

Mottainai berasal dari istilah Buddhist 勿体 (mottai), yang berarti nilai dasar sebuah benda, digabung dengan 無い (nai), yang berarti negasi. Secara harfiah, mottainai berarti "kehilangan nilai dasarnya", sebuah penyesalan karena sesuatu tidak dihargai sesuai nilai sesungguhnya. Kata ini populer secara global setelah dipromosikan oleh peraih Nobel Perdamaian Wangari Maathai sebagai konsep respect terhadap sumber daya.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat Sehari-hari

食べ物を残すのはもったいないです (Tabemono wo nokosu no wa mottainai desu) "Menyisakan makanan itu sayang sekali"

まだ使えるのに捨てるのはもったいない (Mada tsukaeru noni suteru no wa mottainai) "Sayang sekali membuang sesuatu yang masih bisa dipakai"

時間を無駄にしてしまった、もったいない (Jikan wo muda ni shite shimatta, mottainai) "Aku sudah menyia-nyiakan waktu, sayang sekali" -> mottainai juga bisa dipakai untuk waktu, bukan cuma barang

もったいないお化け (Mottainai obake) "Hantu mottainai" -> istilah yang dipakai untuk mengajarkan anak-anak Jepang agar tidak boros, seolah ada hantu yang muncul kalau kita menyia-nyiakan sesuatu

Kenapa Memahami Mottainai Penting

Memahami mottainai membantu kamu memahami nilai budaya Jepang soal menghargai sumber daya, waktu, dan bahkan potensi diri sendiri, bukan sekadar soal hemat.

FAQ Seputar Mottainai

Apakah mottainai hanya soal barang?

Tidak. Mottainai juga bisa dipakai untuk waktu, kesempatan, bahkan bakat yang tidak dikembangkan sepenuhnya.

Dari mana asal kata mottainai?

Dari istilah Buddhist yang menggambarkan nilai dasar sebuah benda, digabung dengan kata negasi.

Pelajari Lebih Lanjut di Sakuraku

Kosakata seperti mottainai menunjukkan bagaimana bahasa Jepang menyimpan nilai budaya yang dalam di balik kata-kata sederhana. Di Sakuraku, kamu berlatih tata bahasa dari strukturnya lewat ribuan soal berjenjang. Di atas dasar itu, kanji dipelajari sebagai gabungan bagian-bagian. Saat ini tersedia materi N5 sampai N4, Rp29.000 per bulan untuk akses penuh ke seluruh materi.